Sabtu, 11 Mei 2024

Pemikiran Kebangsaan dan Nilai-Nilai Perjuangan TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid

 

Nama              : Erintia Putri

AKSI NYATA TOPIK 4

Sebelum memulai  proses pembelajaran mengenai topik 3 yaitu Pemikiran Kebangsaan dan Nilai-Nilai Perjuangan TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid, hal yang terpikirkan adalah pada topik 3 ini dapat dipelajari mengenai bagaimana Pemikiran Kebangsaan dan Nilai-Nilai Perjuangan TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid dan pelajaran apa saja yang dapat diperoleh dari gerakan dan semboyan tersebut. Setelah belajar secara mandiri dan kolaborasi dengan teman sejawat ataupun dosen pengampu di universitas terdapat beberapa pemahaman yang diperoleh Pemikiran Kebangsaan dan Nilai-Nilai Perjuangan TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid. Konstruksi yang bisa dibangun khususnya dalam memahami perjuangan TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid dianalisa dari aspek teoretis maupun praktis dalam hal ini direkonstruksi dari lima dasar yang menjadi landasan dalam memahami nilai-nilai perjuangan tersebut, yaitu sebagai berikut:

a.      Nilai kesadaran hakikat perjuangan dalam hidup

Implikasi teoretis dalam hal ini merujuka pada catatan sejarah dan perjalanan hidup dengan dinamika yang dihadapi oleh TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid dengan lintasan periode yang dinamis mulai dari zaman Belanda, Jepang, perjuangan revolusi fisik, Orde Baru, semuanya bisa dikaji dalam konteks ilmiah. Adapun implikasi praktisnya dapat dimaknai dalam konteks kesadaran berjuang sesuai dengan bakat, kemampuan pada masyarakat dan generasi muda dewasa ini yang tidak kenal menyerah, kuat, dan berani dalam menghadapi tantangan hidup yang lebih kompleks.

b.      Nilai kesadaran dalam berkarya

Perjuangan tidak hanya mengangkat senjata, namun dapat dilakukan melalu berbagai cara termasuk menguatkan masyarakat baik melalui pembentukan kesadaran melalui pendidikan, kesadaran dalam karya-karya tulis, kesadaran melalui dakwah lisan maupun tindakan dan lain sebagainya. Keberadaan madrasah-madrasah yang beliau dirikan mulai zaman Belanda, zaman Jepang dan berkembang sampai saat ini telah memberikan pemahaman bahwa nilai perjuangan tidak satu dimensi namun dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan lebih yang kita miliki. Implikasi praktis dari nilai hidup yang dapat dirujuk tidak lepas dari kesadaran tersebut bahwa setiap generasi haru menghasilkan karya yang dapat memberi manfaat pada orang lain.

c.        Nilai kesadaran ruang dan waktu

Tataran teoretis, pemahaman sejarah TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid sekaligus berimplikasi pada perjuangan beliau dapat dikaji dalam konteks filsafat sejarah tokoh nasional Indonesia. Namun dalam konteks yang lebih praktis, pemahaman mengenai kesadaran ruang dan waktu memiliki implikasi yang sangat strategis. Kesadaran runag seperti memahami kondisi zaman dan memberikan warna dalam memecahan masalah-masalah sosial budaya, pendidikan, dan lain sebagainya. Kesadaran ruang ini juga setidaknya akan berpengaruh terhadap kesadaran waktu yang berimplikasi pada ketelatenan, rajin belajar, dan lain sebagainya.

d.      Nilai kesadaran hubungan antara manusia dengan Tuhan

Sudah cukup banyak kajian-kajian yang membedah bagaimana spiritualitas yang dibangun TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid dan bisa jadi kajian yang akan tetap menarik sesuai dengan perkembangan jaman. Adapun implikasi praktisnya bahwa setiap generasi sejak dini harus dikuatkan selain dengan pengetahuan umum 173 yang jauh lebih penting adalah pengetahuan tentang Ketuhanan yang hal ini dapat dikuatkan melalui lembaga pendidikan, baik formal, nonformal, maupun informal. Inilah nilai dasar yang menjadi acuan beliau dalam pengembangan aspek yang lain.

e.       Nilai kesadaran hubungan antara manusia dengan sesama manusia dan alam semesta

Kesadaran dalam menjalin hubungan sesama manusia dengan sebaik mungkin yang dapat menghasilkan sinergi dalam membangun masyarakat yang lebih baik dan kompleks merupakan salah satu pokok kesadaran yang diwariskan TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid

Tidak ada komentar:

Posting Komentar